Portal Majelis Ta'lim Ulul Albab

Sunday
May 20th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Sahabat MTUA Pengurus Pentingkah CSR ?

Pentingkah CSR ?

E-mail Print PDF

Apakah CSR menguntungkan Perusahaan ?

apakah CSR adalah kewajiban bagi Perusahaan ? 

CSR adalah tanggung jawab indifidu bukan tanggung jawab perusahaan

CSR is misguided virtue / kebijakan yang salah alamat

Tujuan utama perusahaan adalah memperoleh keuntungan dari bisnisnya lalu apakah dengan menjalankan tanggung jawab sosial, Perusahaan dapat memperoleh keuntungan dan dengan menjalankan tanggung jawab sosial itu lalu apakah sejalan dengan tujuan utama Perusahaan yaitu keuntungan ?

Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau biasa disebut CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada,

sedangkan pengertian CSR di PT Rekayasa Industri/Rekind  jika dilihat dari Policy adalah : CSR merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh Rekind sebagai Perusahaan EPC untuk bertindak etis, sesuai norma , sosial, budaya dan lingkungan serta  memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat dengan konsep program lebih di kedepankan pada program berbasis teknologi sesuai dengan lingkup bisnis Rekind di bidang EPC yang berbasis teknologi. sehingga keuntungan perusahaan baik financial, keamanan, dan citra yang baik dapat di dapat beserta alasan tertentu yang mencakup :

 

  1. Alasan Sosial : CSR ialah program untuk memenuhi tanggung jawab social kepada masyarakat dan menjaga lingkungan sekitar dari kerusakan yang ditimbulkan.
  2. Alasan Ekonomi : CSR membawa dampak keuntungan/profit
  3. Alasan Hukum : CSR ialah respon tanggung jawab perusahaan terhadap peraturan perundang undangan yang berlaku. 

Beberapa studi kasus membuktikan dengan menjalankan CSR Perusahaan mendapatkan keuntungan yang ujungnya mendapatkan keuntungan secara finansial

Ada beberapa Perusahaan mencoba menjaga reputasi baik Perusahaan dengan menjalin hubungan baik dengan intansi Pemerintahan juga untuk menjaga keamanan Perusahaan melakukan pendekatan dengan instansi Kemananan dan Pertahanan , pendekatan terhadap lingkungan dengan pendekatan represif / pendekatan keamanan, pendekatan tersebut memang tidak disalahkan tetapi jika pendekatan tersebut dijadikan pendekatan total tentu menjadi masalah.

Sebagai contoh kasus terkini adalah Perusahaan Freeport di Papua ,PT SWA di Pelembang dan PT SilvaInhutani yang dikenal dengan kasus Misuji adalah contoh kasus dimana Perusahaan melakukan pendekatan keamanan  dalam menjalankan proses bisnisnya yang apabila ditanyakan apakah perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan Finansial ? oleh sebagaian besar orang baik dari kalangan ekonom, birokrat, maupun masyarakat biasa yang mengikuti perkembangan informasi terkini dalam sepersekian detik mereka akan menjawab “Rugi/Gagal” bisa dikatakan kerugian financial karena banyak cost yang harus dikeluarkan untuk menyesaikan masalah ini,kerugian citra/nama baik perusahaan, secara regulasi semakin sulit mendapat ijin, serta keamanan dan kenyamanan perusahaan dan karyawan untuk meneruskan proses bisnisnya sebagian besar telah hilang , semua itu adalah kerugian – kerugian besar yang harus di tanggung Perusahaan.

 

Maka menjadi wajar jika hasil survey dengan sample 25.000 responden dari beberapa Negara tentang apakah tanggung jawab sosial Perusahaan (CSR) dapat membentuk opini Perusahaan 60% mengatakan CSR paling berperan dalam membentuk opini di masyarakat , Masih dari survey tersebut apabila perusahaan tidak melakukan Proses Tanggung Jawab Sosial ( CSR ) 40% responden ingin menghukum hukuman sosial dalam hal ini tentunya.

Dari kesimpulan diatas bisa ditarik kesimpulan tanggung jawab sosial Perusahaan (CSR) menjadi pilihan menjaga keberlanjutan eksistensi perusahaan melalui reputasi yang baik dan bukan pendekatan dengan kekuatan represif.Jika perusahaan hanya mementingkan keuntungan finansial pada jangka pendek dan mengorbankan aspek-aspek sosial dan lingkungan yang terjadi sehingga yangterjadi adalah .Ketidak pedulian terhadap aspek sosial akan menuai protes masyarakat  yang bisa mengganggu kelacaran dari operasional dari suatu organisasi atau perusahaan (semisal demonstrasi atau boikot) yang akan mengakibatkan biaya operasi menjadi semakin membengkak, reputasi perusahaan tercoreng, owner atau pemegang saham menjadi enggan memberikan proyek dan invastasi baru, dan masih banyak implikasi tidak baik lainnya.

Lalu bagaimana contoh kasus kepedulian sosial yang baik ?, jika penulis ditanya apa contoh kasus pelaksanaan kepedulian sosial Perusahaan yang baik khususnya di Rekind maka menurut penulis , Kepedulian Sosial yang tepat tersebut adalah :

  • Melakukan Bantuan kepada warga di sekitar Proyek Sumbar yang terkena musibah gempa Padang Sumbar dan mentawai sumut ditahun 2009 dimana dana tidak hanya dari corporate tetapi dari kolektifitas kepedulian karyawan.
  • Melakukan Bantuan kepada Korban Gunung Merapi di Sleman yang dananya juga selain dari dana corporasi tetapi juga dana kolektivitas karyawan.
  • Malakukan kegiatan Sosial di lingkungan Proyek Tomohon Sulut ( Proyek PLTP Lahendong ~ bahkan di PLTP Lahendong 4 masuk rekor dengan menyelesaikan proyek PLTP paling cepat di dunia )seperti sunatan masal dan memfasilitasi hobby masayarakat sekitar yang memang gemar menyumbangkan lagu
  • Melakukan kegiatan sosial dibidang pelatihan di Maros Sulsel Proyek DPPU Hasanuddin hingga pihak Owner ( CSR Pertamina )dengan bangga menyebut kegiatan-kegiatan CSR REkind akan kami teruskan setelah Proyek selesai dan Rekind meninggalkan kita.
  • Malakukan Kegiatan Sosial di bidang infrastruktur dan keagamaan di Desa Bulu Cindea Proyek PLTU Tonasa hingga Tokoh masyarakat berstatment beberapa lama kami tinggal di lingkungan ini ada banyak perusahaan yang menjalankan bisnisnya di lingkungan kami, namun baru PT Rekayasa Industri yang banyak melakukan bantuan kepada kami.
  • Setiap tahun melakukan pemotongan hewan Kurban di lingkungan HO dimana hewan tersebut adalah kolektifitas dari karyawan Rekind dan dibagikan di lingkungan sekitar Lingkungan HO.
  • Membuka dan memfasilitasi kegiatan TPA sehingga anak-anak usia dini masyarakat sekitar dapat mengikutinya secara gratis karena seluruh biaya ditanggung oleh Rekind.
  • Melakukan bakti sosial setiap tahun
  • Membuka Masjid Kantor untuk kepentingan Sosial keagamaan bukan hanya kepada karyawan tetapi juga terbuka bagi lingkungan sekitar
  • Melakukan penanaman satu juta pohon
  • dll,dll

Hal diatas adalah beberapa contoh dari begitu banyak contoh program tanggung jawab sosial yang dilakukan Rekind yang baik dan sustainable atau berkelanjutan. Hal ini akan semakin baik jika konsep semakin kuat dan kebaikan tersebut dapat seirama dengan regulasi yang berlaku agar kebaikan secara sosial dapat diraih namun juga dapat tertib secara administratif, dan begitu banyak keuntungan yang diraih dari Rekind kerena kegiatan tersebut mulai dari semakin kondusifnya proses pengerjaan proyek, lingkungan HO dan kepercayaan owner serta pemegang saham atas implikasi hubungan baik antara Rekind dengan lingkungan dan masyarakat.

Perlu juga diketahui kebaikan-kebaikan tersebut amatlah lengkap karena tidak hanya dilakukan oleh Korporasi yang telah diatur oleh Undang-Undang salah satunya UU no 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal, tetapi juga dilakukan oleh organisasi karyawan  dan Indifidu karena setiap Indifidu memiliki fitrah kepedulian sosial. Maka pertanyaan – pertanyaan diatas dapatlah dijawab satu persatu bahkan tanpa harus dijabarkan dalam tulisan ini.

Andaikan sekarang kita ada di aula besar dan kita adalah audiennya maka pantas jika kita berdiri dan bertepuk tangan agar gedung tersebut bergema/bergemuruh.

Andaikan kita semua ada di lapangan dan perlu tekanan ghirah/semangat maka pantasnya jika kita berdiri, menarik napas, mengepalkan tangan dan memekik takbir ..

Andaikan kita ada di tempat ibadah dan kita akan memulai doa, maka pantaslah masing-masing kita berdoa dengan khusuk kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas kebaikan kita semua.

Atas satu tujuan kebaikan Rekind menuju cita-cita “menjadi Perusahaan kelas dunia di bidang rancang bangun dan perekayasaan industri yang terintegrasi serta investasi yang kompetitif”

 

Salam,

Alfaqir

 
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS Ibrahim:7)

Who's Online

We have 30 guests online
JoomlaWatch Stats 1.2.9 by Matej Koval

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday83
mod_vvisit_counterYesterday178
mod_vvisit_counterThis week83
mod_vvisit_counterLast week1684
mod_vvisit_counterThis month5400
mod_vvisit_counterLast month8779
mod_vvisit_counterAll days224245